Kami pergi ke sebuah rumah, di halamannya telah berkumpul orang-orang... sebagian laki-laki. Yang di atas rumah sedang berdandan, berpupur, menge- cat alis mata dan bibirnya. Sepuluh orang di anta- ranya mengenakan pakaian perempuan. Selendang yang oleh perempuan dilepaskan ke bawah, oleh mereka diikat erat-erat ke kepalanya supaya tidak Rentara rambutnya yang pendele. Saya heran.... di kampung…
Kita sudah cukup baik, membuat orang mengira kita baik-baik saja. Sekarang saatnya Jujur, yang kecewa, yang lelah, yang gak tahu kapan harus istirahat, Kamu boleh march, bolah sendiri dulu, bolch kalau tiba-tiba pengen nangis, bolch banget perlu bantuan. Kamu yak harus terus baik-baik aja。 Gapapa, gapapa. Terima, akuı, lalu legasin.