Text
PENDEFINISIAN KEMBALI TRADISI DAN IDENTITAS ETNIK
Konsep identitas diri, yaitu identitas etnik ternyata sangat erat berhubungan dengan pemikiran putra daerah tentang tradisi mereka. Gejala seperti inilah yang dirumuskan ke dalam suatu permasalahan penelitian yang ingin melihat peran masyarakat dan kebudayaan, dalam hal ini masyarakat Banjar dan Sasak sebagai komunitas daerah yang diandalkan dapat turut mem- bentuk kebudayaan Indonesia. Sebaliknya, Indonesia dengan kebudayaannya juga akan berperan dalam pembentukan ke- budayaan daerah.
Hubungan dialektika antara kebudayaan daerah dengan ke- budayaan Indonesia hasil penelitian yang dituangkan dalam buku ini ditandai dengan suatu tanda budaya yang bersifat tradisi- onal, yakni teater. Buku ini juga mencoba mengupas hubungan antara tanda budaya yang berupa teater yang telah didefinisi- kan kembali dengan identitas etnik dalam perkembangan da- lam masyarakat yang semakin heterogen.
Tidak tersedia versi lain