Seumur hidupnya Alif tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya dilalui dengan berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, main bola di sawah dan mandi di air biru Danau Maninjau.
Mi dan Ma dan Mo tidak pernah melihat kucing seperti Nona Gigi. Tentu saja, mereka sudah pernah melihat kucing biasa. Tapi Nona Gigi adalah Kucing Luar Biasa. Kucing Luar Biasa berarti kucing yang di luar kebiasaan.
Tanah Para Bandit merupakan novel yang ditulis oleh Tere Liye sebagai kelanjutan dari novel Bedebah di Ujung Tanduk. Novel ini diterbitkan oleh Penerbit Sabak Grip pada tahun 2023 dan merupakan buku ketujuh sekaligus buku penutup dari series aksi Tere Liye, meliputi: Negeri Para Bedebah, Negeri di Ujung Tanduk, Pulang, Pergi, Pulang-Pergi, Bedebah di Ujung Tanduk, dan Tanah Para Bandit. Tana…
Di antara kehidupan dan kematian terdapat sebuah perpustakaan yang jumlah bukunya tak terhingga. Tiap-tiap buku menyediakan satu kesempatan untuk mencoba kehidupan lain yang bisa dijalani sehingga kau bisa melihat apa yang terjadi kalau kau mengambil keputusan-keputusan berbeda.
Waktu mengubah zaman.Teknologi mengubah selera manusia.Dan kalau selera manusia berubah,maka berubah pulalah wajahnya dunia.
Cerita ini bermula dari seorang gadis bernama Ilma,dia tinggal bersama kedua orangtua dan adik lelaki bernama Ichwan.Ayah Ilma yang sudah bekerja lama ternyata di- PHK,dan terdengar desas-desus bahwa ibunya menjalin hubungan dengan Pak Permadi.Novel “ Mentari Esok Pagi” merupakan karya dari Arum Kartika. Diterbitkannya novel tersebut sebagai penghargaan pemenang lomba penulisan cerita remaj…
Selagi Maria dan Yusuf menjalin percintaan yang mans, Tuti bergelut dengan dirinya sendiri; apakah akan menikah dengan orang yang tidak dicintainya hanya karena alasan usianya yang semakin bertambah, atau tetap memegang lebih baik tidak menikah daripada mendapatkan suami yang tidak sepandangan dan tidak sepaham. Hubungan Maria dan Yusuf makin mendalam, ketika tiba-tiba Maria diketahui mengid…
salah asuhan adalah tonggak sastra kontemporer pada zamannya ia memiliki tema aneh dan barangkali dianggap lancang pada saat itu.
Masihkah zainuddin menyimpan dan merawat cintanya? Berbahagiakah hayati dan suami pilihannya sendiri? Bukankah nasib,jodoh, rezeki dan maut ada di wilayah kwenangan sang pencipta?
Sastra klasik Indonesia merupakan bagian dari sejarah sastra nasional yang harus tetap dilestarikan. Pelestarian itu bisa berupa penerbitan ulang, apresiasi, dan sebagainya. Untuk itu, Balai Pustaka kembali menghadirkan salah satu roman klasik Indonesia