Si Juki dan Mang awung mendapat tugas berpetualang di Belitung. Ditemani seorang pemandu lokal, mereka mengunjungi berbagai tempat wisata bahkan bertemy datuk buaya putih.
Mang Awung adalah mantan petugas di salah satu kesatuan tentara.
Sempat populer karena penampilannya yang ramah, Mang Awung malah dibebas tugaskan dan harus menjadi warga sipil. Setelah bertemu Si Juki, Mang Awung mencoba berbagi profesi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat
SANG LEGENDA TELAH KEMBALI!
Sebuah desa kecil yang damai, dikacaukan oleh sekelompok bandit yang dipimpin oleh pendekar buta berjulukan "Mata Malaikat". Akibatnya, jatuh banyak korban termasuk Marni, kekasih Barda Mandrawata. Dan kini, Barda tengah melakukan pengembaraan untuk menimba ilmunya demi membalaskan dendamnya kepada Mata Malaikat... SEBAGA…
"TIGA SEKALI TEBAS" Itulah pesan terakhir dari ayah Barda sebelum dia tewas di tangan Mata Malaikat... Setelah memecahkan maksud dari pesan tersebut, kini Barda pergi untuk berhadapan dengan Mata Malaikat. Si Buta dari Gua Hantu Vs. Mata Malaikat...
Di tengah perjalanannya menuju timur Nusantara, dia menyadari bahwa pengalaman yang dialaminya dengan orang-orang jahat tidak hanya terjadi di tempat kelahirannya. Pemerintah Kolonial, Saudagar Belanda bahkan Centeng Pribumi, semua bertindak semena-mena terhadap rakyat kecil.