Tak ada yang lebih diimpikan Taslimah selain hidup bahagia bersama Ebu dan Abi- nya. Tetapi Abi pergi sebelum ia dilahirkan dan suatu kerusuhan memaksanya pergi meninggalkan Ebu yang sedang sakit keras. Taslimah yang baru sepuluh tahun harus merasakan himpitan hidup sebatang kara.