Suatu hari, sekolah Alisya kedatangan tiga murid baru dari Star Elementary School (SES). Namun salah satu di antaranya, Annel, bersikap aneh dan selalu membuat Alisya dan teman-temannya kesal. Sejak itu, Annel tidak disukai banyak murid
sebagai pernyataan sikap kebudayaan mereka. Kumpulan Tiga Menguak Tadir yang merangkum puisi-puisi karya pelopor Angkatan '45 ini; Chairil Anwar, Asrul Sani, dan Rivai Apin, merupakan pengejawantahan dari sikap kebudayaan itu, sekaligus penolakan terhadap estetika Takdir. Buku ini akan membawa pembacanya mengarungi kegelisahan sastrawan-sastrawan Angkatan '45.
seorang duda yang hidup sendiri dan menanggung kesepian selama bertahun-tahun.
Bagaimana cara menghindar dari cinta masa lalu yang menyakitkan? Kalau buat John Seorin-si gadis bermata cokelat, ia melepaskan diri dari mantan kekasihnya dengan cara yang luar biasa nekat
UNTUJ KITA, YANG PERCAYA PADA KEAJAIBAN, MESKI SEDIKIT SAJA
20